"Perjuangan anak-anak luar biasa. Meski kalah, kita kalah dengan terhormat," kata Bernhard Limbong seperti dilansir Antara Kamis dini hari.
Menurut dia, gol yang tercipta oleh Irak bukan semata-mata penampilan anak asuh Nilmaizar buruk, tetapi karena pemain kurang jam terbang pertandingan internasional sehingga terlihat kaget saat mendapatkan serangan cepat. Meski demikian, pihaknya tetap bangga dengan hasil akhir dari pertandingan perdana Timnas Indonesia melawan Irak karena beberapa hari sebelumnya pada pertandingan uji coba menyerah 0-5 dari Yordania.
"Kekalahan dari Yordania ternyata menjadi pemicu anak-anak untuk bermain lebih bagus. Mereka bermain cukup tenang meski lawan terus menekan," katanya menambahkan.
Sementara itu, Pelatih Timnas Nilmaizar juga mengapresiasi perjuangan Wahyu Wijiastanto dan kawan-kawan. Pihaknya optimistis Timnas Indonesia akan lebih berkembang pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Kami datang ke sini untuk melihat dan mengukur kemampuan apakah kami bisa meraih tiga poin melawan Irak di Indonesia. Setelah ini kami akan berpikir bagaimana mengalahkan Irak?" katanya seperti dilansir situs resmi AFC.
Secara umum, kata dia, instruksi yang diberikan pelatih bisa diaplikasikan dengan baik oleh pemain. Hanya saja akibat satu kesalahan ternyata mampu dimaksimalkan dengan baik oleh pemain Irak, Younis Mahmood, untuk menciptakan gol kemenangan.
Indonesia pada PPA 2015 tergabung di Grup C bersama Irak, Saudi Arabia, dan China. Setelah menghadapi Irak, anak asuh Nilmaizar dijadwalkan menghadapi Saudi Arabia di Jakarta, 22 Maret mendatang. (ant/mac)
07 Feb, 2013
-
Source: http://www.bola.net/tim_nasional/limbong-kagum-dengan-perjuangan-tim-garuda-3f9a74.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com




0 komentar:
Posting Komentar