Sementara bek Satrio Syam, yang juga dipanggil mengikuti seleksi sudah berangkat ke Jakarta tadi siang. "Saya berangkat hari ini. Syamsul menyusul karena ayahnya sedang sakit," kata Satrio.
Seleksi berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 17-18 April. Pemain yang dinyatakan lolos seleksi kemudian akan mengikuti training centre mulai 22 April hingga 10 Mei di Yogyakarta.
Jika melihat jadwal seleksi, kemungkinan besar Syamsul batal bergabung dengan rekan-rekannya di timnas. Berhembus kabar, Syamsul memang sudah enggan untuk berkostum Garuda lagi. Selain untuk menjaga ayahnya, Syamsul juga merasa sudah tua untuk ikut seleksi timnas.
"Syamsul memang belum memutuskan kapan berangkat ke Jakarta karena alasan keluarga, di mana ayahnya sedang sakit. Saya yakin, Syamsul bisa memberikan keputusan yang terbaik untuk dirinya," ujar pelatih Petar Segrt.
Syamsul sendiri masih terlihat hadir dalam latihan pagi yang digelar di lapangan Karebosi, tadi pagi. Mantan pemain Persija Jakarta dan Sriwijaya FC itu tetap antusias mengikuti instruksi dari Petar.
Selain Syamsul dan Satrio, PSSI memanggil 43 pemain lainnya untuk mengikuti seleksi timnas senior. Mereka terdiri dari 24 pemain LPI, 12 pemain LSI, dan 9 pemain Indonesia yang bermain di klub luar negeri.
Timnas senior ini dipersiapkan untuk mengikuti turnamen Al-Nakba di Palestina, 12-13 Mei mendatang. Turnamen ini akan diikuti negara-negara di Timur Tengah seperti Irak, Yordania, Pakistan, Sri Lanka, Tunisia, dan Uzbekistan. Selain itu, tim Merah Putih juga dipersiapkan untuk laga persahabatan melawan Inter Milan, Mei mendatang. (nda/dzi)
17 Apr, 2012
-
Source: http://www.bola.net/tim_nasional/syamsul-chaerudin-batal-gabung-timnas-b1c4b9.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com




0 komentar:
Posting Komentar