Pasalnya dua kubu yang sedang berseteru tak kunjung menemukan kesepakatan dalam konflik tersebut.
Kini kubu Arema juga terancam gagal menggelar pertandingan melawan Persijap Jepara setelah pada dua laga sebelumnya juga tidak dapat digelar karena terkait masalah dualisme yang tak kunjung reda hingga saat ini.
Meskipun PT.LPIS sudah memberikan surat terkait kepastian penggunaan stadion Gajayana sebagai venue pertandingan selanjutnya Arema dalam lanjutan Indonesia Premier League. Namun itu tidak bisa menjadi jaminan bahwa laga itu dapat terlaksana. Semua itu tergantung dari hasil rekonsiliasi dua kubu yang terlibat konflik internal berkepanjangan, bahkan cenderung tak jelas ujungnya.
Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa manajemen Arema dibawah kendali investor Ancora menyiapkan alternatif stadion sebagai venue sekaligus homebase Arema IPL apabila nantinya tetap dilarang memakai stadion Gajayana. Stadion Kanjuruhan sempat menjadi target alternatif dari manajemen. Bahkan surat pengajuan tersebut sudah dikirimkan kepada pihak UPTD Stadion Kanjuruhan sebagai pengelola.
Namun, pihak UPTD Kanjuruhan menolak permohonan pemakaian stadion karena Stadion Kanjuruhan saat ini telah menjadi homebase dari dua tim, yakni Arema Indonesia yang berkompetisi di ISL dan Metro FC yang bermain di Divisi Utama.
Akankah Arema Indonesia kembali batal menggelar pertandingan dirumah sendiri untuk ketiga kalinya? (wea/syp)
24 Feb, 2012
-
Source: http://www.bola.net/indonesia/arema-ipl-terancam-batal-tanding-lawan-persijap-20d54f.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com




0 komentar:
Posting Komentar