Bermain mengandalkan kecepatan para pemain, Arema mencoba untuk memakai strategi serangan balik pada babak pertama. Taktik tersebut nyaris berhasil andai saja barisan penyerangan lebih tenang.
Arema berhasil membuka skor setelah Musyafy berhasil memaksimalkan umpan Ahmad Amiruddin. Nama terakhir juga berhasil mencatatkan namanya pada papan skor setelah memanfaatkan umpan Roman Chemelo.
Unggul dua gol membuat pertahanan Arema lengah. Hasilnya pada menit 39 Persiraja berhasil memperkecil kedudukan melalui Arief Kurniawan setelah memanfaatkan umpan Abdul Musawir dan menutup babak pertama dengan skor 2-1.
Usai jeda, kedua tim sama-sama lambat panas dalam memulai pertandingan. Alhasil banyak alur serangan yang gagal dipungkasi dengan peluang ke gawang lawan.
Menit 59, Arema memiliki peluang emas. Kali ini, tendangan Amiruddin masih bisa ditepis Yudha Andhika ke atas mistar gawangnya.
Dua menit kemudian, Roman Chmelo yang mendapat giliran mengancam gawang Persiraja. Namun lagi-lagi Yudha Andika bisa mengantisipasinya dengan baik dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Persiraja sendiri bukannya minim peluang. Beberapa kali skema serangan balik mereka merepotkan lini pertahanan tuan rumah. Namun, lagi-lagi, penyelesaian akhir masih menjadi masalah.
Menit 75, Arema memasukkan Jaya Teguh Angga menggantikan Barisic. Masuknya eks penggawa Persema ini membawa angin segar bagi barisan penyerangan Arema. Terbukti, semenit kemudian, Ahmad Amiruddin lolos dan melepas tembakan keras ke gawang Persiraja. Tapi, Yudha Andika lagi-lagi tampil cemerlang dan menepis tendangan tersebut.
Jelang akhir pertandingan, kedua tim saling menyerang. Tapi, lagi-lagi penyelesaian yang buruk membuat tidak ada gol tercipta. Alhasil, sampai laga usai, kedudukan bertahan bagi keunggulan Arema Indonesia. (den/dzi)
03 Jun, 2012
-
Source: http://www.bola.net/indonesia/ipl-review-jamu-persiraja-arema-kemas-poin-sempurna-18ec15.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com




0 komentar:
Posting Komentar