Keputusan itu membuat striker Robert Lewandowski memberi kritikan pedas kepada pelatih Polandia, Franciszek Smuda.
"Slawomir telah didenda oleh klubnya dan kasus ini harus berhenti di sana," ujar Lewandowski, yang mempertanyakan keputusan Smuda dalam sebuah wawancara dengan harian Polandia Rzeczpospolita, Jumat kemarin.
"Tidak masuk akal untuk mengeluarkan dia dari tim kami."
Seperti halnya Lewandowski, yang ada sedang berupaya untuk memenangi gelar kedua Bundesliga berturut-turut dengan Borussia Dortmund, Peszko juga bermain di Jerman untuk klub Cologne.
Namun, sementara pemain berjuluk 'Lewangoalski' itu tengah menjadi fokus pemberitaan usai mencetak gol kemenangan 1-0 Dortmund atas Bayern Munich, Peszko malah sebaliknya telah menjadi berita utama yang kurang menyenangkan.
Peszko dikabarkan telah diskors oleh Cologne sampai pemberitahuan lebih lanjut setelah ia menghabiskan malam di tahanan polisi.
Pada website resminya klub Bundesliga tersebut mengumumkan bahwa pemain 27 tahun tersebut ditangkap atas dugaan terlibat perselisihan dengan seorang sopir taksi Minggu dini hari waktu setempat.
Peszko berada di bawah pengaruh alkohol pada saat itu dan sebagai hukumannya ia dikeluarkan dari tim utama Cologne sampai penyelidikan penuh selesai dilakukan.
Selain suspensi, Cologne kemungkinan akan mendenda pemainnya itu untuk kesalahan melanggar aturan klub dengan minum alkohol di dinihari setelah timnya bermain imbang 1-1 dengan Werder Bremen.
Lewandowski mengatakan ia telah berbicara dengan rekannya itu tentang apa yang terjadi dan menyalahkan sopir taksi tersebut.
"Aku tahu seperti apa sopir taksi di Jerman dan yang satu ini tampaknya ingin menunjukkan dia adalah bos. Keluarga saya juga memiliki masalah dengan supir taksi," tambahnya.
Peszko sebelumnya telah meminta maaf kepada publik tetapi ia gagal untuk meyakinkan Smuda, yang mengatakan dirinya terkejut dan marah usai mempelajari insiden tersebut.
"Dia tidak akan berada dalam tim saya. Ceritanya berakhir," kata Smuda awal pekan ini, menggarisbawahi bahwa ia telah memberikan Peszko kesempatan kedua setelah pernah berkelakuan buruk akibat mabuk setelah pertandingan persahabatan melawan Australia di Polandia pada bulan September 2010 silam.
Lewandowski, yang membuat debut Polandia pada 2008 mengakui bahwa pemain sepak bola profesional harus mengawasi dirinya sendiri.
"Anda tidak bisa bertindak bodoh tapi Anda perlu istirahat dari pelatihan untuk berpikir tentang hal lain. Hal ini memiliki pengaruh yang baik," katanya.
"Saya pergi ke pesta-pesta, tapi seninya adalah mengetahui ketika Anda bisa."
Banyaknya pemain Polandia bermain di Bundesliga membuat Smuda pergi ke Jerman pekan kemarin untuk melihat pemainnya beraksi, ia juga sempat menghadiri pertandingan besar antara Dortmund dengan Bayern.
Lewandowski mengatakan telah mengambil kesempatan untuk membawa kasus Peszko ini ke Smuda.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa kejadian penahanan Peszko itu adalah aneh. Dan satu orang, bahwa sopir taksi, tidak layak memiliki peran dalam membentuk tim Polandia untuk Kejuaraan Eropa," katanya.
"Saya berharap bahwa dia akan mempertimbangkan kembali keputusannya."
Polandia kapten dan gelandang Dortmund Kuba Blaszczykowski juga berharap Smuda dapat merubah keputusannya. (sbs/jef)
16 Apr, 2012
-
Source: http://www.bola.net/piala_eropa/lewandowski-tak-ingin-peszko-dikeluarkan-dari-tim-euro-2012-7366d0.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com



0 komentar:
Posting Komentar