"Sebagai tim kebanggaan warga Pekanbaru, PSPS layak mendapat dukungan moral terlebih material dari segenap pemangku kepentingan dan pencinta sepak bola di ibu kota provinsi ini," kata Firdaus.
Karena itu dia meminta perusahaan-perusahaan dan seluruh elemen masyarakat Pekanbaru dapat berbagi dan memberi dukungan kuat kepada PSPS yang kini sedang mengalami krisis keuangan.
"PSPS merupakan milik bersama semua warga. Saya berharap dunia usaha membantu keuangan PSPS," ujarnya.
"Mari memberi perhatian untuk kemajuannya. Kami berharap masyarakat dan dunia usaha yang mempunyai kemampuan dan keuntungan lebih dapat menunjukkan salah satu tanggung jawab sosialnya di bidang pembinaan olahraga," katanya.
Sejak diberlakukannya peraturan baru yang melarang tim peserta liga menggunakan dana APBD, klub kebanggaan masyarakat Kota Bertuah itu mengalami kesulitan keuangan.
"Apalagi minimnya dukungan dari pelaku-pelaku usaha di daerah ini. Memang bantuan atau hibah dan dana apa pun namanya tidak dibolehkan lagi dari APBD. Tapi kita sebagai warga Pekanbaru yang bangga dengan PSPS harus memberikan dukungan sepenuhnya terhadap PSPS," katanya.
Selain meminta dukungan dunia usaha, bersama manajemen tim ia juga mengaku akan berusaha mencari donatur tetap.
Berdasarkan catatan, kesulitan keuangan yang dialami PSPS Pekanbaru membuat manajemen tim itu terlambat membayar gaji pemain.
Manajer PSPS Pekanbaru Boy Sobirin juga berharap seluruh komponen masyarakat terutama dunia usaha ikut mendukung tim itu dalam mengarungi kompetisi.
"Tanpa dukungan masyarakat Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau PSPS akan selalu kesulitan keuangan. Mudah-mudahan dengan dukungan seluruh warga kita bisa terus eksis dan sukses menjalani kompetisi," katanya. (ant/end)
15 Feb, 2012
-
Source: http://www.bola.net/indonesia/kesulitan-keuangan-walikota-minta-dunia-usaha-bantu-psps-9f1dd2.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com



0 komentar:
Posting Komentar