"Kami belum bisa memberi keputusan, karena harus melaporkan dan berkoordinasi dengan Wali Kota Malang Peni Suparto. Kami menunggu pertemuan dengan pak wali dulu," ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Malang Subari.
Selain belum berkoordinasi dengan Wali Kota Malang, lanjutnya, tidak diberikannya izin penggunaan Stadion Gajayana untuk pertandingan Arema itu juga karena alasan keamanan.
Sementara Peni Suparto sebelumnya menegaskan, selama di tubuh Arema ada dualisme kepengurusan dan dua tim, pihaknya tidak akan mengeluarkan izin penggunaan Stadion Gajayana untuk pertandingan Arema.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolresta maupun Dandim, sebab kami semua tidak menginginkan kondisi Kota Malang tidak kondusif dan tidak aman. Kalau masih ada dualisme kepengurusan dan tim, pasti akan terjadi kekisruhan," tegasnya.
Sebelumnya puluhan Aremania mendesak pengelola Stadion Gajayana segera mengeluarkan izin penggunaan stadion itu sebagai venue pertandingan Arema menjamu Persijap Jepara, bahkan mereka juga mengadukan masalah tersebut ke Komisi D DPRD Kota Malang.
Juru bicara Aremania Dwi Santoso mengatakan, manajemen Arema yang berkantor di Jl Jakarta 48, sudah menerima surat penetapan venue pertandingan antara Arema melawan Persijap Jepara dengan nomor surat LPIS-034/DK-IPL/II/2012 yang ditanda tangani Hendriyana tertanggal 22 Februari 2012.
"Jadi tak ada alasan kalau Dispora tidak memberikan izin pemakaian Stadion Gajayana. Oleh karena itu, melalui surat dari PT LPIS tersebut, sudah jelas PSSI tak mempermasalahkan dan menilai tak ada konflik di Arema," tegasnya. (ant/end)
24 Feb, 2012
-
Source: http://www.bola.net/indonesia/konflik-tak-kunjung-usai-laga-arema-persijap-rawan-batal-52611b.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com



0 komentar:
Posting Komentar