gOcBFfQgcvRXYraS0bViCWF4WX0 Bolaklopedia

Official Sponsor

Jumat, 22 Maret 2013

Review: Les Bleus Tunjukkan Kelasnya

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Bola.net - Menjamu Georgia, Prancis tampil cukup perkasa dengan memukul tamunya 3-1 dalam laga lanjutan Grup I kualifikasi Piala Dunia 2014 yang dihelat di Stade de France, Paris (23/3).

Bermain di depan publik sendiri membuat Prancis tampil percaya diri. Anak asuh Didier Deschamps tersebut bermain terbuka. Serangan Les Bleus juga tampil cukup menjanjikan di menit-menit awal.

Berulang-ulang Benzema dan kawan-kawan mendapatkan peluang emas.Seperti yang terjadi di menit ke 24, tendangan keras striker Real Madrid tersebut masih tepat mengarah ke penjaga gawang Georgia.

Seolah tidak mau menyerah, Pogba juga mendapatkan peluang dari tendangan jarak jauh. Namun dewi fortuna masih belum menaungi Prancis. Peluang emas kembali didapatkan Prancis. Kali ini giliran Giroud yang berhadap-hadapan dengan kiper Georgia, Loria. Namun bola yang ditendang pemain Arsenal tersebut hanya melewati mistar gawang.

Georgia bukan tanpa perlawanan. Dengan mengandalkan serangan balik, sesekali Georgia mengancam mengancam gawang Lloris. Peluang terbaik yang didapat oleh Aleksandr Kobakhidze. Tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti meluncur deras ke gawang Prancis. Namun masih mampu di tepis Lloris dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Gol yang dinanti kubu tuan rumah baru terjadi di penghujung babak pertama. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Dato Kvirkvelia di sisi kiri pertahanan Georgia. Mathieu Valbuena yang mengambil tendangan bebas memberikan umpan crossing ke kotak penalti lawan. Tanpa ada pengawalan yang ketat, Giroud mampu menanduk bola dan mengarahkan ke sisi kanan gawang. Kedudukan 1-0 untuk Prancis sampai turun minum.

Memasuki babak ke dua, Les Bleus kembali mendobrak. Hasilnya, dua menit setelah kick off ke dua dibunyikan, Valbuena menggandakan kedudukan. Diawali dari akselerasi Ribery di sisi kiri pertahanan Georgia, pemain Munich tersebut memberikan umpan mendatar dan langsung disambut dengan tendangan keras oleh Valbuena yang meluncur ke sisi kiri gawang Loria.

Unggul dua gol belum membuat skuad Les Bleus puas. Kali ini giliran Ribery yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapatkan assist dari Valbuena, Ribery melepaskan tendangan kaki kanan yang meluncur ke sisi kiri gawang Loria.

Ketinggalan tiga angka tidak membuat Georgia patah arang. Pada menit ke 70 Aleksandr Kobakhidze mampu memperkecil kedudukan. Tendangan keras dari dalam kotak penalti memanfaatkan bola muntah tidak dapat diamankan oleh Lloris.

Memasuki masa injury time, Giroud dan kawan-kawan masih bernafsu menambah keunggulan. Georgia yang tertinggal juga masih belum mau menyerah. Namun sampai wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir, skor 3-1 untuk kemenangan Prancis tidak berubah. Dengan kemenangan Prancis bertengger di posisi kedua dengan poin tujuh. Selisih satu poin dengan Spanyol yang berada di puncak klasemen Grup I Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.

Susunan pemain kedua tim:

Prancis (4-4-2): Hugo Lloris; Varane, Sakho, Jallet, Clichy; Ribery (Menez 77'), Valbuena (Remy 66'), Matuidi (Sissoko 67'), Pogba; Giroud, Benzema.

Georgia (4-5-1): Loria; Kvirkvelia, Kashia, Amisulashvili, Khizanishvili; Lobjanidze, Kobakhidze, Daushvili, Targmadze (Gelashvili 84'), Ananidze (Kenia 46'); Vatsadze (Dvalishvili 73'). (bola/gag)

23 Mar, 2013


-
Source: http://www.bola.net/piala_dunia/review-les-bleus-tunjukkan-kelasnya-602638.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Review: Pesta Ramos Dirusak Finlandia

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Bola.net - Sergio Ramos mencetak satu gol di penampilannya yang ke-100 untuk Spanyol saat menjamu Finlandia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun, tim tamu menyamakan kedudukan lewat sebuah peluang langka. Skor akhir 1-1 dan La Furia Roja pun dibuat kecewa. Sementara itu, Finlandia pulang dengan hasil yang cukup memuaskan.

Meladeni Finlandia di Estadio Municipal El Molinon, Sabtu (23/3), Spanyol mendominasi permainan dan memimpin terlebih dahulu lewat sundulan sang bek Real Madrid hasil assist David Silva pada awal babak kedua. Akan tetapi, harapan untuk meraup tiga angka musnah setelah Teemu Pukki memaksakan laga berakhir sama kuat dengan golnya 11 menit jelang bubaran.

Pesta Ramos pun ternoda dan Spanyol turun ke peringkat dua klasemen sementara Grup I dengan 8 poin dari 4 pertandingan, digeser Prancis (10 poin) yang menang 3-1 atas Georgia. Finlandia masih menempati posisi terbawah dengan 2 poin, tapi mereka baru memainkan 3 laga.

Sungguh hasil yang di luar dugaan. Melawan tim peringkat 87 dunia yang tak pernah menang dari mereka sejak Juni 1969, Spanyol justru meraih hasil mengecewakan.

Lini tengah Spanyol yang dihuni Iniesta, Busquets serta Cazorla unggul segalanya atas para gelandang Finlandia dan menjadi kunci dominasi La Furia Roja dalam laga ini. Di barisan depan, David Villa, Silva serta Cesc Fabregas berulang kali membuat lini pertahanan tim tamu yang digalang Niklas Moisander kewalahan.

Namun, meski menguasai hampir seluruh area di atas lapangan, hanya tendangan deflected Iniesta lah yang bisa memaksa kiper Niki Maenpaa sedikit bekerja keras. Sementara itu, Finlandia sekali melepas tembakan lewat Eremenko, tetapi upaya jarak jauhnya masih melebar dari gawang Victor Valdes. Skor 0-0 pun menutup babak pertama di Gijon.

Setelah jeda, Vicente del Bosque menarik Cazorla dan memasukkan Pedro untuk meningkatkan daya dobrak Spanyol.

Empat menit babak kedua berjalan, Spanyol mendapatkan juga gol yang mereka incar. Memanfaatkan corner Silva, Ramos menyundul bola jauh dari jangkauan Maenpaa, mencetak gol di hari istimewanya, dan membawa Spanyol memimpin 1-0.

Setelah itu, Negredo serta Mata dimasukkan untuk mengganti Villa dan Fabregas. Akan tetapi, langkah Del Bosque ini bukannya membuat keadaan jadi lebih baik bagi Spanyol, tapi justru berbuah petaka.

Pada menit 79, tiga menit setelah Mata masuk arena, Finlandia membangun sebuah counter attack cepat melalui Alexander Ring dari sektor kiri dan dituntaskan dengan sempurna oleh forward Schalke Pukki. Satu-satunya shot on target Finlandia di laga ini membuahkan hasil manis, menyamakan kedudukan jadi 1-1, dan membuat Spanyol terpukul.

Di sisa waktu yang ada, Spanyol semakin gencar menyerang. Akan tetapi, selain sedikit keributan akibat upaya Silva menendang bola yang sudah ditangkap Maenpaa, tidak ada lagi gol tercipta.

Malam yang seharusnya indah bagi Ramos tak tercipta, poin maksimal yang diincar Spanyol demi mempertahankan posisi puncak pun gagal didapatkan, sedangkan Finlandia pulang dengan satu angka berharga dari sang juara dunia.

Pertandingan Spanyol berikutnya dimainkan Rabu (27/3) mendatang, yakni menghadapi tuan rumah Prancis di Stade de France.

Susunan pemain Spanyol: Valdes; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Iniesta, Busquets, Cazorla (Pedro 46'); Villa (Negredo 65'), Cesc (Mata 76'), Silva (kuning 90').

Susunan pemain Finlandia: Maenpaa (kuning 85'); Raitala, Toivio, Moisander (kuning 90'), Arkivuo; Ring, Tainio (Sparv 69'); Eremenko, Hetemaj, Hamalainen; Pukki (Halsti 90').

Statistik Spanyol - Finlandia (via ESPN)
Shots: 29 - 5
Shots on goal: 4 - 1
Penguasaan bola: 82% - 18%
Pelanggaran: 7 - 10
Corner: 19 - 0
Offside: 1 - 2
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)

23 Mar, 2013


-
Source: http://www.bola.net/piala_dunia/review-pesta-ramos-dirusak-finlandia-e121e5.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Review: Inggris Hantam San Marino Delapan Gol

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Bola.net - Inggris masih terlalu kuat untuk tuan rumah San Marino. Pasalnya, skuad asuhan Roy Hodgson ini benar-benar menghajar mereka dengan gelontoran delapan gol tanpa memberikan lawannya kesempatan untuk membalas sekali pun.

Tampil di Olimpico di Serravalle, markas San Marino sama sekali tidak membuat Inggris tampil gugup. Malahan, Tim Tiga Singa ini mampu membombardir gawang tamunya dengan lesakan delapan gol yang masing-masing dicetak oleh gol bunuh diri Alessandro Della Valle, Alex Chamberlain, Ashley Young, Frank Lampard, Wayne Rooney, Daniel Sturridge serta sepasang gol dari Jermain Defoe.

Selepas kick off Inggris langsung mengambil inisiatif menyerang. Akan tetapi, menumpuknya pemain di area kotak 16 San Marino sedikit menyulitkan Inggris untuk membuka keunggulan.

Namun sayang, pertahanan ketat tuan rumah tersebut harus runtuh oleh bunuh diri yang dilakukan Della Valle pada menit 12. Bermaksud memotong bola Leighton Baines kepada Rooney, Della Valle malah mengirim bola masuk ke dalam gawangnya sendiri.

Gol tersebut seolah menjadi pembuka keran gol bagi skuad The Three Lions. Pasalnya, pada menit 28 Inggris berhasil menggandakan keunggulan mereka melalui aksi luar biasa Alex Chamberlain yang mampu melewati beberapa pemain belakang San Marino sebelum melepaskan tembakan keras yang merobek gawang kiper Aldo Junior Simoncini.

Tak berhenti sampai di situ, Inggris kembali mengoyak gawang San Marino melalui aksi Defoe pada menit 35 yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang telah kosong usai menerima umpan dari sundulan Chamberlain di dalam kotak penalti.

Empat menit berselang Inggris semakin jauh meninggalkan San Marino setelah sepakan keras Young dari luar kotak penalti gagal dibendung oleh Simoncini. 4-0 Inggris memimpin. Tiga menit sebelum waktu normal berakhir, Lampard semakin menambah derita tuan rumah setelah sepakannya dari dalam kotak penalti memaksa kiper Simoncini memungut bola dari gawangnya untuk kali kelima di babak pertama.

Meski telah unggul jauh, Inggris masih belum mau mengendurkan serangan mereka di babak kedua. Barisan depan tim asal negeri Ratu Elizabeth ini masih giat melakukan serangan guna menambah memperlebar jarak di antara keduanya. Akan tetapi, San Marino tampil lebih rapi dan mampu sedikit meredam pergerakan para pemain Inggris.

Akan tetapi, tendangan bebas terarah Rooney pada menit 54 tak kuasa dibendung oleh kiper Simoncini dan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 6-0.

Merasa telah telah berada dalam posisi aman, Hodgson memilih untuk menyimpan sejumlah pemain kuncinya. Rooney dan Tom Cleverley ditarik keluar guna digantikan oleh Sturridge dan Leon Osman. Begitu juga dengan Lampard yang digantikan oleh Scott Parker.

Meski begitu, hal tersebut sama sekali tidak menghentikan Inggris untuk menambah pundi-pundi gol mereka. Bahkan pada menit 70 Sturridge akhirnya mampu membayar kepercayaan Hodgson dengan mencetak gol pertamanya di ajang kualifikasi Piala Dunia 2014 ini. Bahkan, menit 78 Defoe menggenapkan keunggulan tim tamu menjadi 8-0 setelah dengan sempurna memanfaatkan assist dari Kyle Walker.

Meski menang, Inggris masih juga belum beranjak dari posisi dua karena pada waktu yang bersamaan, Montenegro juga mengantongi kemenangan atas lawannya, Moldova.

Starting XI kedua tim:
San Marino: Simoncini, Vitaioli, Palazzi, Della Valle,  D. Simoncini (kuning 52'), Cervellini (kuning 59'), Gasperoni, Bollini (Valentini 81'), Cibelli (Buscarini 65'), Vitaioli. Selva (Rinaldi 75').

Inggris: Hart, Walker, Baines, Lescott, Smalling, Cleverley (Osman 55'), Oxlade-Chamberlain, Lampard (Parker 66'), Young, Defoe, Rooney (Sturridge 55').

Statistik:
Penguasaan bola: 17% - 83%
Shots(on goal): 2(0) - 27(12)
Sepak pojok: 1 - 15
Offside: 2 - 3
Pelanggran: 11 - 8
Kartu kuning: 2 - 0
Kartu merah: 0 - 0. (bola/bgn)

23 Mar, 2013


-
Source: http://www.bola.net/piala_dunia/review-inggris-hantam-san-marino-delapan-gol-8f5097.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Review: Trigol Belanda Mantapkan Posisi di Puncak

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Bola.net - Belanda kembali berhasil meraih poin penuh usai menghantam tamunya Estonia dengan gelontoran tiga gol tanpa balas pada laga yang berlangsung di Amsterdam Arena.

Tampil di depan pendukungnya sendiri jelas membuat Belanda tampil lebih percaya diri dan mendominasi jalannya pertandingan. Meski begitu, tiga gol kemenangan Tim Oranje tersebut baru bisa tercipta di babak kedua melalui aksi Rafael van der Vaart, Robin van Persie, dan juga Ruben Schaken.

Babak pertama Belanda praktis menguasai jalannya pertandingan. Digawangi oleh Robben dan Van Persie Tim Oranje terus membombardir lini pertahanan Estonia.

Akan tetapi, ketatnya lini pertanahan Estonia serta lemahnya penyelesaian akhir tim asuhan Louis van Gaal ini membuat sejumlah peluang yang mereka miliki terbuang percuma.

Menit 34 Amsterdam Arena sempat bergemuruh berkat lesakan gol Van Persie dari dalam kotak penalti. Akan tetapi, suka cita tersebut tidak berlangsung lama karena asisten wasit terlebih dahulu mengangkat bendera tanda telah terjadi offside terlebih dahulu.

Dua menit berselang, Van Gaal dipaksa untuk melakukan pergantian. Wesley Sneijder yang terlihat meringis kesakitan harus ditarik keluar dan digantikan oleh Van der Vaart.

Hingga turun minum, Belanda masih juga belum bisa membongkar ketatnya pertahanan Estonia yang tentu saja membuat papan skor berada dalam kondisi statis 0-0.

Babak kedua, Van Gaal sedikit melakukan perubahan. Robben yang semula berada di tengah kembali diposisikan melebar dan menempatkan Van Persie kembali di tengah. Taktik tersebut terbukti jitu. Pasalnya, dua menit selepas kick off babak kedua, Belanda langsung membuka skor. Aksi impresif Darryl Janmaat dari sisi kanan berhasil memecah pertahanan Estonia yang akhirnya memudahkan Van der Vaart untuk menaklukkan kiper Sergei Pareiko dari dalam kotak penalti.

Unggul satu gol, membuat Belanda terus mencecar pertahanan tamunya tersebut. Akan tetapi, gol yang mereka tunggu baru terlahir pada menit 72. Ialah Van Persie yang kali ini tanpa kesalahan menceploskan bola ke gawang Estonia usai memanfaatkan umpan manis dari Janmaat.

Tertinggal dua gol tidak membuat Estonia patah arang. Bahkan mereka sempat membuat pendukung tuan rumah menahan nafas untuk beberapa saat setelah Martin Vunk mampu mengecoh Kenneth Vermeer yang sudah menjadi pertahanan terakhir bagi Belanda. Beruntung sepakannya masih sedikit melambung di atas mistar gawang sehingga membuat Belanda masih tetap memimpin dengan margin dua gol.

Menit 84, Belanda benar-benar menjadi akhir perlawanan bagi Estonia. Ialah Ruben Schaken yang sukses menjebol gawang Pareiko untuk kali ketiga usai memanfaatkan umpan Van Persie dari sisi kanan pertahanan Estonia.

Kemenangan 3-0 Belanda ini jelas semakin memantapkan posisi mereka di puncak klasemen dengan grup D dengan 15 poin unggul lima poin dari Hungaria di posisi kedua.

Susunan pemain kedua tim:
Belanda (4-3-3): Vermeer; Janmaat, De Vrij, Martins Indi, Blind; De Guzman (Clasie 86'), Sneijder (Van der Vaart 36'), Strootman; Lens (Schaken 74'), Van Persie, Robben (kuning 41').

Estonia (4-4-2): Pareiko; Jaager, Morozov, Klavan, Teniste; Puri, Vunk, Vassiljev, Kroeglov (Kink 62'); Ojamaa (Lindpere 77'), Oper (Zenjov 45').

Statistik:
Penguasaan bola: 79% - 21%
Shots(on goal): 12(5) - 5(2)
Sepak pojok: 2 - 0
Offside: 3 - 1
Pelanggran: 3 - 11
Kartu kuning: 1 - 0
Kartu merah: 0 - 0. (bola/bgn)

23 Mar, 2013


-
Source: http://www.bola.net/piala_dunia/review-trigol-belanda-mantapkan-posisi-di-puncak-f39855.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Owen: Liverpool Serasa Rumah Saya Sendiri

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Owen: Liverpool Serasa Rumah Saya Sendiri

Michael owen. © AFP


Bola.net - Michael Owen mengaku bahwa dirinya tengah berada di rumah sendiri kala bermain bersama Liverpool.

Beberapa waktu lalu, Owen telah mengumumkan bahwa dirinya akan segera gantung sepatu pada akhir kompetisi musim ini. Pemain 33 tahun yang pernah membela tim papan atas semacam Real Madrid dan Manchester United tersebut mengaku bahwa Liverpool adalah tim yang membuat dirinya merasa sangat nyaman saat bermain sepakbola.

"Liverpool adalah tempat di mana saya merasa bagaikan berada di rumah sendiri," tulis Owen pada website pribadinya.

Pernyataan Owen ini bukannya tanpa dasar. Pasalnya, The Reds adalah tempat di mana dirinya meniti karir dari akademi sepakbola hingga menjadi pemain profesional. Bahkan Liverpool juga merupakan tim yang membesarkan namanya dan juga mencapai performa terbaiknya sebagai seorang penyerang sejati.

Dalam tulisannya tersebut, pemain yang kini berseragam Stoke City tersebut juga menegaskan bahwa kondisi fisik bukanlah faktor utama yang membuat dirinya mundur dari gemerlap panggung sepakbola. (sw/bgn)

23 Mar, 2013


-
Source: http://www.bola.net/inggris/owen-liverpool-serasa-rumah-saya-sendiri-949932.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Agen Sanchez Segera Temui Perwakilan Inter Milan

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Agen Sanchez Segera Temui Perwakilan Inter Milan

Alexis Sanchez. © AFP


Bola.net - Sebuah media di Italia, Sportitalia, mengabarkan bahwa agen Alexis Sanchez berniat untuk bertemu dengan perwakilan dari pihak Internazionale Milan.

Sportitalia mengabarkan bahwa, Fernando Felicevich akan bertemu dengan salah salah perwakilan Inter Milan guna membicarakan mengenai kemungkinan transfer Sanchez ke Stadion Giuseppe Meazza pada akhir musim nanti.

Posisi Sanchez di Barcelona sendiri memang terbilang cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, ia bukan lagi menjadi pilihan utama dalam skuad inti Barca pada musim ini. Akibatnya, pemain 24 tahun ini baru bisa mencetak dua gol dari 20 penampilan dirinya bersama Blaugrana di ajang La Liga musim ini.

Kondisi semacam ini lah yang membuat sang agen bertindak cepat untuk menyelamatkan karir kliennya tersebut. Pihak Nerazzurri sendiri diyakini memiliki niat untuk memboyong Sanchez pada bursa transfer musim panas nanti. Gelontoran dana sebesar 25 juta euro disinyalir akan cukup untuk membuat Bara mau melepas pemain berkebangsaan Chile tersebut. (foti/bgn)

23 Mar, 2013


-
Source: http://www.bola.net/italia/agen-sanchez-segera-temui-perwakilan-inter-milan-76f22a.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Review: Jerman Kembali ke Jalur Kemenangan

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Bola.net - Jerman menang 3-0 atas tuan rumah Kazakhstan dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup C zona Eropa. Setelah ditahan imbang Swedia 4-4 di laga terakhirnya, Die Mannschaft akhirnya kembali ke jalur kemenangan.

Jerman bermain dominan di Astana Arena, Sabtu (23/3), dan menang tanpa kesulitan berarti. Pasukan Joachim Loew pulang dengan tiga angka berkat gol Bastian Schweinsteiger dan Mario Goetze di babak pertama serta Thomas Muller di paruh kedua. Gol pembuka dan penutup Jerman tercipta berkat assist Mesut Ozil.

Jerman pun mantap memimpin klasemen sementara Grup C dengan 13 poin dari 5 pertandingan, sedangkan Kazakhstan masih terpuruk di papan bawah dengan 1 poin juga dari 5 pertandingan.

Hasil yang pantas untuk Jerman. Kemenangan pun sebenarnya bisa ditebak sejak awal. Meski dalam laga terakhir di Berlin, yakni melawan Swedia, mereka menghilangkan keunggulan 4-0 dan harus puas berbagi angka sekaligus kehilangan rekor 100 persen di Grup C, mereka diyakini dapat kembali ke jalur yang benar saat menghadapi Kazakhstan.

Meski kehilangan Marco Reus yang terkena skorsing serta sejumlah pemain cedera, termasuk striker Mario Gomez di saat-saat terakhir, Jerman sukses mewujudkan targetnya.

Secara keseluruhan, Jerman menguasai ball possession hingga 76% dan menghujani gawang Kazakhstan dengan tembakan. Dari 23 shot, 6 di antaranya on target, dan 3 membuahkan angka.

Gol pertama Jerman tercipta pada menit 20, beberapa saat setelah Julian Draxler harus ditarik keluar arena, lewat kaki gelandang Bayern Munich Schweinsteiger usai menerima operan rekannya yang bermain untuk Real Madrid, Ozil.

Hanya dua menit berselang, keunggulan Jerman bertambah. Kali ini, Goetze yang beraksi. Gelandang serang Borussia Dortmund itu mengubah skor jadi 2-0 dan menempatkan tuan rumah dalam keadaan yang sangat tidak nyaman.

Setelah berulang kali menyerang dan menciptakan peluang emas lewat Sami Khedira, Ozil, hingga Marcel Schmelzer, Jerman akhirnya mendapat gol ketiga. Namun, mereka harus menunggu sampai menit ke-74, yaitu melalui Muller. Bintang Bayern itu berhasil memaksimalkan assist Ozil untuk memastikan kemenangan 3-0 Jerman atas Kazakhstan.

Pertandingan Jerman berikutnya digelar Rabu (27/3) mendatang dan lawannya masih Kazakhstan. Namun, nanti giliran Jerman yang bertindak sebagai tuan rumah di Frankenstadion, Nuremberg.

Susunan pemain Kazakhstan: Sidelnikov - Gorman, Logvinenko (kuning 11'), Dmitrienko (kuning 65'), Kirov - Nurdauletov, Baizhanov (Korobkin 36 - kuning 56')- Dzholchiyev, Khayrullin (konysbaev 65'), Schmidtgal - Ostapenko (Gasteriev 82').

Susunan pemain Jerman: Neuer - Schmelzer, Howedes (kuning 89'), Mertesacker, Lahm - Schweinsteiger (kuning 70'), Khedira (Gundogan 82') - Draxler (Podolski 19'), Ozil, Muller (Schurrle 82') - Goetze

Statistik Kazakhstan - Jerman (via ESPN)
Shots: 7 - 23
Shots on goal: 2 - 6
Penguasaan bola: 24% - 76%
Pelanggaran: 9 - 6
Corner: 3 - 4
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 3 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)

23 Mar, 2013


-
Source: http://www.bola.net/piala_dunia/review-jerman-kembali-ke-jalur-kemenangan-82c709.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Sponsor

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More